会员登录 - 用户注册 - 设为首页 - 加入收藏 - 网站地图 Ada 2 Kelompok Orang yang Tak Boleh Makan Rambutan, Siapa Saja?!

Ada 2 Kelompok Orang yang Tak Boleh Makan Rambutan, Siapa Saja?

时间:2025-05-29 04:58:07 来源:quickq安卓版安卓下载 作者:时尚 阅读:718次
Daftar Isi
  • Orang yang tak boleh mengonsumsi buah rambutan
    • 1. Orang dengan alergi
    • 2. Orang dengan sindrom iritasi usus besar
  • Tips mengonsumsi rambutan
Jakarta,quickq官网版下载 CNN Indonesia--

Ada beberapa kelompok orang yang tak boleh mengonsumsi buah rambutan. Siapa saja?

Ada 2 Kelompok Orang yang Tak Boleh Makan Rambutan, Siapa Saja?

Rambutan merupakan buahasal Asia Tenggara yang cukup populer di Indonesia. Rambutan dikenal akan daging buahnya yang mirip leci dan terasa manis.

Nama 'rambutan' sendiri merujuk pada bulu atau duri lembut yang menutupi buah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi
  • 5 Makanan Ini Sebaiknya Dikonsumsi Setelah Makan Durian
  • Jangan Takut Sama Baunya, Ini 7 Manfaat Tak Terduga Makan Petai
  • 4 Manfaat Menakjubkan Makan Rambutan dan Efek Sampingnya

Selain itu, ada juga vitamin C, senyawa antioksidan yang meningkatkan daya tahan tubuh serta menangkal ancaman penyakit kronis yang disebabkan oleh peradangan.

Orang yang tak boleh mengonsumsi buah rambutan

Tapi, di balik berbagai nutrisi yang dimilikinya, konsumsi rambutan juga perlu memperhatikan beberapa hal. Salah satunya kelompok orang yang tak boleh mengonsumsi buah rambutan.

1. Orang dengan alergi

Pada umumnya, konsumsi buah rambutan dianggap aman untuk sapa pun. Hanya saja, pada beberapa kasus rambutan bisa memicu alergi.

Mengutip Very Well Health, orang yang alergi terhadap buah laci biasanya mengalami respons yang sama saat makan rambutan.

Respons yang dihasilkan bisa berupa gatal-gatal hingga kesulitan bernapas dalam tingkat yang paling parah.

2. Orang dengan sindrom iritasi usus besar

ilustrasi sakit perut kiri atasIlustrasi. Ada beberapa kelompok orang yang tak boleh mengonsumsi buah rambutan. (iStockphoto/yacobchuk)

Orang dengan sindrom iritasi usus besar dianjurkan untuk menghindari asupan rambutan.

Orang dengan sindrom iritasi usus besar dianjurkan untuk mengikuti pola diet rendah FODMAP. Diet ini menganjurkan seseorang untuk menghindari makanan sumber karbohidrat yang struktur kimianya berantai pendek. Rambutan termasuk di dalamnya.

Tips mengonsumsi rambutan

Rambutan memiliki rasa manis, sedikit asam, dan tekstur juicy. Rambutan dapat dinikmati secara segar atau dijadikan asinan.

Berikut beberapa tips mengonsumsi rambutan, mengutip Health.

Lihat Juga :
3 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Semangka

1. Pilih rambutan matang dengan warna kulit berwarna kemerahan. Kulit hijau menandakan buah yang belum matang. Sementara rambutan yang terlalu matang biasanya hadir dengan kulit merah yang menghitam dan bertekstur lembek.
2. Kupas kulitnya dengan perlahan. Berhati-hati agar tak sampai merusak dagingnya.
3. Anda dapat membuang bijinya terlebih dahulu. Atau, Anda juga bisa cukup menggerogoti daging rambutan dan membuang bijinya kemudian.

Demikian informasi mengenai orang yang tak boleh mengonsumsi buah rambutan dan tips memakannya.

(asr/asr)

(责任编辑:休闲)

相关内容
  • Puluhan Petugas Pemilu Meninggal Dunia dan Ribuan Jatuh Sakit, KPU Singgung Faktor Kelelahan
  • Negara Ini Punya Penerbangan Terpendek, Terbang Cuma Butuh 5 Menit
  • FOTO: Peringati Hari Ibu, Ratusan Anak Cuci Kaki Ibu
  • Ngadat Lagi! Pengguna Comline Bisa Batalkan Transaksi Tiket
  • Heru Budi Resmikan TPS 3R Pasar Induk Kramat Jati, Mampu Tangani 100 Ton Sampah Per
  • Kilas Balik Pasar 2024 yang Ekstrem Bersama Broker Octa
  • Awas, Dokter Sebut Vape Bisa Picu Masalah Pembuluh Darah
  • Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Disambut Baik, Apa Alasannya?
推荐内容
  • Jangan Takut Tak Bisa Nyoblos, Ini yang Harus Dilakukan Apabila Tak Menerima Undangan Model C KPU
  • Musim Hujan Gampang Sakit, Ini 5 Sayuran untuk Tingkatkan Imun
  • Charles Mesang Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin
  • FOTO: Keju Susu Keledai Langka dari Albania, Dijual Rp25 Juta per Kg
  • Ramai Kulkas Kotor Teuku Wisnu
  • BI Jaga Rupiah Tetap Waras di Tengah Gejolak Global